Lebih Pintar Sepakbola Lewat Game Football Manager

Lebih Pintar Sepakbola Lewat Game Football Manager

Di era canggih ini, permainan virtual sepakbola sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, khususnya untuk laki-laki pecinta sepakbola. Di Indonesia, game sepakbola sangat populer dimainkan di konsol PlayStation.

Namun belakangan, ada satu game sepakbola lain yang juga mulai semakin banyak di Indonesia. Game itu memiliki nama Football Manager. Permainan ini dimainkan di Personal Computer (PC). Meski ada versi Game Bola Android, tetapi Football Manager versi PC lebih populer.

Pada 2016 lalu, Football Manager menjadi salah satu game terbaik di Steam. Sejak awal kemunculannya pada 2004, Football Manager memang langsung masuk dalam 100 game terbaik dunia, saat itu terjual sampai tujuh juta kopi.

Secara singkat, Football Manageradaalah sebuah game simulasi manajer sepakbola. Football Manager adalah game yang dikembangkan oleh Sport Interactive (SI) sesudah SI berpisah dengan Eidos. Sebelumnya, kedua perusahaan itu mengembangkan game serupa mempunyai nama Championship Manager. Dalam mengembangkan Football Manager, SI menggandeng Sega.

Seri pertama dari Football Manager diluncurkan pada November 2004 yakni seri Football Manager 2005. Semenjak kemunculan pertama nya pada 2004, Football Manager semakin mengindikasikan tajinya sebagai game simulasi manajer sepakbola terbaik di dunia. Hal ini tampak dari kenyataan bahwa saat ini Football Manager adalah satu-satunya game simulasi sepakbola pada PC. Dari situ Football Manager mengembangkannya ke versi android.

Sementara itu, game-game yang pernah menjadi pesaing mereka sebelumnya seperti sudah mengibarkan bendera putih untuk berlomba dengan Football Manager. Championship Manager yang adalah cikal akan munculnya Football Manager juga tidak mampu menggeser kemapanan Football Manager. Saat ini, Championship Manager hanya mengembangkan game untuk mobile saja.

Di samping Championship Manager, ada suatu game simulasi manajer sepakbola besutan EA Sports yang sempat menjadi pesaing Football Manager yakni FIFA Manager. Walaupun membawa nama FIFA, game tersebut hanya mampu bertahan hingga edisi FIFA Manager 2014. Setelah edisi tersebut, EA Sports secara resmi membebastugaskan pengembangan game tersebut.

Sebagai suatu game simulasi manajer sepakbola, Football Manager cukup memberikan manfaat untuk yang memainkannya. Football Manager dapat meningkatkan wawasan kita mengenai dunia manajerial di sepakbola. Dan tentunya saya dan anda bisa belajar dan menikmati tekanan sebagai seorang manajer dalam mengurusi sebuah kesebelasan.

Belajar Menentukan Strategi yang Tepat

Untuk meraih kesuksesan dengan suatu tim tentu diperlukannya strategi yang tepat. Penentuan strategi bisa saja menurut kesenangan kita akan sebuah strategi atau bisa saja menurut penyesuaian yang saya dan anda lakukan terhadap situasi suatu tim dan liga yang akan anda jalani.

Dari Football Manager, saya dan anda bisa belajar merealisasikan strategi di sepakbola. Kita bisa menilai apakah tim kita akan bermain menyerang atau bertahan, akan bermain tersingkap atau rapat dan strategi-strategi sepakbola lain yang lebih detail. Setelah itu kita dapat mengatur taktik supaya strategi saya dan anda bisa berjalan sebagaimana harusnya.

Taktik-taktik yang dapat kita atur seperti apakah akan bermain umpan pendek atau umpan panjang, bermain melebar atau merapat ke tengah, menyerang dari segi sayap atau dari tengah lapangan, memakai blok pertahanan tinggi atau rendah, bermain dengan tempo tinggi atau pelan, semuanya itu dapat kita atur di Football Manager.

Strategi dan taktik yang anda atur itu tentu dilakukan penyesuaian dengan susunan yang akan anda gunakan. Jika kita ingin bermain menyerang dengan memusatkan kekuatan anda pada sisi sayap, anda harus menilai susunan apa yang sesuai untuk diterapkan. Jika ingin bermain menyerang dengan kekuatan terletak pada sisi tengah lapangan pasti kita menenukan susunan yang sesuai.
Penentuan strategi, taktik dan susunan yang akan kita pakai tentu tak dapat dilepaskan dengan kualitas skuat yang anda miliki. Jual beli pemain yang saya dan anda lakukan tentu akan memegang peranan penting dalam hal ini.

Jika anda mempunyai skuat yang ternyata kualitasnya tidak cukup mumpuni untuk bermain dengan strategi yang anda terapkan pasti hal ini akan berdampak buruk. Apalagi jika kita adalah tipe manajer yang menata strategi menurut kesenangan kita akan sebuah strategi. Tetapi, jika kita adalah tipe manajer yang menata strategi berdasarkan kualitas skuat yang dipunyai, pasti hal ini akan berbeda.

Jadi, sebelum menilai strategi, taktik, susunan dan pemain yang akan anda gunakan, tentukan terlebih dahulu anda akan menata semua itu menurut kesenangan kita akan sebuah strategi atau menurut kualitas pemain yang tersedia.

Belajar Mengelola Finansial dengan Baik

Mengelola keuangan suatu tim dengan baik di sepakbola adalah hal yang penting. Hal ini disebabkan stabil atau tidaknya kondisi keuangan akan dominan terhadap perjalanan tim tersebut ke depannya.

Layaknya seorang manajer sungguhan, pada Football Manager kita pun dapat belajar mengenai teknik mengelola keuangan dengan baik. Hal ini disebabkan seorang manajer dapat dipecat pada game tersebut sebab gagal mengelola keuangan dengan baik. Jika tidak dipecat, buruknya pengelolaan keuangan akan membuat kita kesulitan dalam usaha melakukan pembelian pemain baru dan menjaga pemain terbaik saat mereka berakhir kontrak.

Dan untuk yang mengikuti persaingan seperti Liga Champions Eropa dan Liga Eropa yang menganut regulasi Financial Fair Play (FFP), akan dikenakan hukuman larangan tampil di persaingan tersebut jika kondisi keuangan tidak terkelola dengan baik, sebagaimana yang terjadi di dunia nyata. Hal ini pernah saya rasakan sendiri saat melatih Sassuolo di Football Manager 2016. Walaupun sukses menjadi juara di Serie A, Sassuolo tidak diizinkan tampil di Liga Champions sebab terbentur regulasi FFP.

Godaan uang yang melimpah dari pemilik klub terkadang membuat kita tak sempat diri dalam melakukan pembelian pemain dan menggajinya. Sehingga menciptakan kondisi keuangan menjadi minus.

Sebagai seorang manajer anda harus lebih jeli lagi dalam menata pendapatan dan pengeluaran yang anda lakukan. Apalagi untuk yang melatih tim yang uangnya terbatas, pemasukan dari sponsor dan hak siar televisi juga minim, pasti harus memutar otak supaya kondisi keuangan tetap stabil.

Sebaiknya saat membeli pemain, kita juga melakukan penjualan pemain untuk menyeimbangkan neraca keuangan. Hal ini juga dapat kita akali dengan meminjam pemain. Di samping lebih menguntungkan dari sisi finansial, kita dapat juga memutus kontrak sang pemain jika kualitas dan penampilannya tidak sesuai dengan harapan kita.

Tetapi dalam meminjam pemain kita pun harus menyimak kesepakatan kontrak dengan tim yang memiliki pemain tersebut. Apakah mereka meminta bayaran tiap bulannya atau tidak terhadap pemain yang akan anda pinjam, atau apakah gaji 100% masih ditanggung mereka atau hanya sekitar 50% saja yang ditanggung mereka, sisanya menjadi tanggungan anda atau justru 100% gaji sang pemain menjadi tanggungan kita.

Dana yang ada dan keputusan-keputusan anda dalam jual beli pemain, tawar-menawar gaji pasti akan sangat dominan terhadap kondisi keuangan secara keseluruhan.

Belajar Mengatur Jadwal dan Porsi Latihan yang Tepat

Latihan sangat penting di dalam sepakbola. Latihan akan menambah kebugaran dan keterampilan para pemain. Dan adalah sarana yang tepat untuk manajer untuk mengucapkan taktik yang akan ia gunakan. Pada Football Manager kita dapat mempelajari hal tersebut.

Menu pelajaran pada Football Manager terbagi menjadi dua, yakni latihan untuk tim dan latihan untuk individual pemain. Menu pelajaran tim juga terbagi menjadi dua, yakni general training dan match preparation.

General training adalah menu pelajaran sehari-hari yang akan diperoleh oleh semua pemain. Pada general training ini kita dapat mengatur jenis pelajaran sesuai dengan keperluan tim. Misalnya anda sedang di pramusim, saat kondisi jasmani para pemain tentu dalam situasi menurun sebab lama tidak bermain, kita dapat memberikan pelajaran kebugaran (fitness) untuk tim. Atau jika kita baru mengubah strategi/taktik/formasi, supaya para pemain bisa dengan cepat memahaminya, dapat diberikan latihan taktik.

Selain memberikan jenis latihan, anda juga dapat menilai intensitas pelajaran tersebut. Apakah anda akan memberikan intensitas latihan tinggi, biasa-biasa saja atau rendah untuk tim, semuanya dapat kita tentukan. Tentunya kita pun harus menyimak apakah semua pemain bahagia atau tidak dengan intensitas pelajaran yang anda berikan. Dan menyimak apakah semua pemain sering cedera atau tidak dengan intensitas pelajaran tersebut.

Sementara tersebut match preparation adalah latihan yang diberikan ketika satu atau dua hari menjelang pertandingan.

Biasanya empat atau tiga hari sebelum pertandingan, anda mendapatkan laporan dari Opponent Analyst mengenai lawan yang akan anda hadapi. Biasanya laporan itu berisi mengenai jumlah asis untuk gol mereka dari setiap area permainan, dan pun jumlah asis dari lawan mereka dari masing-masing area permainan. Dari laporan itu saya dan anda bisa mengetahui titik terkuat dan terlemah calon lawan anda tersebut. Laporan tersebut juga berisi mengenai jenis asisnya, susunan yang sangat susah mereka kalahkan dan saran untuk match preparation.

Jadi, untuk kita sebagai seorang manajer, dapat saja mengikuti saran match preparation tersebut. Atau dapat juga memberikan match preparation sesuai kemauan kita setelah melihat laporan tersebut.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, selain pelajaran untuk tim, ada juga latihan khusus untuk individual pemain.

Untuk pelajaran individual pemain ini dapat diserahkan jika kita ingin melatih seorang pemain pada posisi baru dengan peran yang baru juga. Ini sesuai untuk anda yang suka mengolah posisi pemain.

Hal ini pernah saya kerjakan sendiri pada Alex Telles di Football Manager 2016. Saat saya mengajar Sassuolo, saya masih memainkan Telles pada posisi aslinya sebagai bek kiri. Tetapi saat saya pindah ke AC Milan, Telles yang saya beli dari Sassuolo, saya tempatkan pada posisi gelandang tengah dengan peran ball winning midfielder.

Keputusan itu saya ambil sebab saya memerlukan seorang pemain yang tidak hanya dapat merebut bola namun juga dapat melepaskan umpan-umpan panjang yang cukup mumpuni. Maka, Telles saya coba sebagai ball winning midfielder. Keputusan yang ternyata cukup berhasil untuk saya, sebab Telles juga memiliki tendangan jarak jauh yang cukup bagus.

Selain untuk memberikan pelajaran posisi baru, pelajaran individual ini juga untuk mengajar preferred moves semua pemain. Misalnya jika kita ingin seorang inside forward anda memiliki keterampilan cutting inside, kita dapat memberikan pelajaran preferred moves berupa cut inside kepadanya. Atau jika kita ingin mengatur seorang deep-lying playmaker dapat menata tempo permainan dengan baik, kita dapat berikan pelajaran preferred moves berupa dictates tempo.

Pemberian pelajaran individual baik untuk mengajar pemain di posisi barunya atau mengajar preferred moves semua tergantung keperluan kita. Walau sebenarnya, tidak memberikan pelajaran ini juga tidak terlalu bermasalah.

Mengetahui Struktur dari Sebuah Kesebelasan Sepakbola Profesional

Sebagai seorang penyuka sepakbola kita pasti pernah bertanya pada diri anda sendiri tentang seperti apa tim profesional atau terutama struktur tim profesional.

Football Manager cukup memberikan cerminan kepada anda tentang suatu struktur tim sepakbola yang profesional. Di samping harus mempunyai badan hukum dan stadion yang layak, sebuah tim yang profesional pasti harus memiliki kejelasan struktur organisasi.

Berdasarakan Football Manager bisa diketahui struktur organisasi itu terdiri dari empunya klub, lalu diikuti oleh dewan direksi, kemudian ada direktur olahraga (tidak semua tim memilikinya), pembimbing bakat, manajer dan asisten manajer beserta staf kepelatihannya seperti pelatih kiper, pelatih jasmani dan fisioterapis.

Pengetahuan ini pasti penting untuk kita, mungkin suatu saat nanti di antara dari anda akan mempunyai tim sepakbola sendiri. Dan pengetahuan dari Football Manager bisa dijadikan sebagai referensi dalam membangun tim tersebut.

Mengetahui Peran-Peran yang Ada di Sepakbola

Awalnya beberapa dari kita barangkali cuma memahami posisi-posisi yang ada di sepakbola saja seperti penjaga gawang, bek, gelandang dan penyerang. Kita tidak memahami ada peran-peran apa saja yang ada pada masing-masing posisi tersebut.

Dari Football Manager, saya dan anda bisa mengetahui peran-peran tersebut. Ada begitu banyak peran pemain yang ada di dalam sepakbola yang dapat anda ketahui dari Football Manager seperti sweeper-keeper, ball-playing defender, regista, poacher, raumdeuter, dan masih banyak lagi.

Berkat pengetahuan ini, kita pasti tidak akan keadaan bingung saat seorang pengamat sepakbola menyinggung Manuel Neuer sebagai sweeper-keeper, Leonardo Bonucci sebagai ball-playing defender, Andrea Pirlo sebagai regista, Zlatan Ibrahimovic sebagai poacher atau Thomas Muller yang menyinggung dirinya sebagai raumdeuter.

Mengetahui Wonderkid-Wonderkid yang Ada di Dunia

Pemain muda berbakat di dunia ini selalu berlahiran tiap tahun. Sepakbola seakan tidak kehabisan bakat-bakat hebatnya. Mungkin hal ini adalah efek dari sepakbola yang menjadi olahraga paling disukai di dunia ini.

Dalam menyikapi banyaknya pemain muda berbakat yang berlahiran setiap tahunnya, Football Manager memasukkan semua pemain itu ke dalam susunan wonderkid. Wonderkid-wonderkid ini diprediksikan oleh mereka bakal menjadi pemain ruang belajar dunia di masa depan.

Banyak dari wonderkid itu benar-benar menjadi pemain ruang belajar dunia di dunia nyata, laksana Cristiano Ronaldo, Lionel Messi dan Neymar. Tetapi terdapat pula wonderkid yang gagal mengisi ekspektasi laksana Freddy Adu dan Anthony Vanden Borre.

Ada satu hal menarik tentang wonderkid ini untuk kita yang memainkan Football Manager. Kita dapat memahami terlebih dahulu semua calon pemain kelas dunia itu sebelum orang lain. Hal ini seperti menjadi kesempatan untuk sebagian dari kita untuk menyombongkan diri dengan lebih dahulu memahami hal tersebut. Dan juga mungkin beberapa dari kita justru akan bersikap biasa saja saat ada pemain yang tiba-tiba terkenal dan dipuji oleh banyak orang sebenarnya pemain itu sudahcukup populer di Football Manager.

Sebagai contoh, kita pasti tidak kaget saat seorang Antoine Grizmann terkenal seperti sekarang. Hal ini dikarenakan, anda sudah memahami bahwa Grizmann berpotensi menjadi pemain kelas dunia semenjak ia ada di Real Sociedad dari Football Manager.

Mungkin dalam beberapa tahun ke depan anda akan kembali bersikap biasa saja, saat melihat beberapa wonderkid seperti Ante Coric, Andre Silva, Youri Tielemans, Alex Meret dan Breel Embolo menjadi pemain kelas dunia.

Football Manager memberikan bukti untuk kita bahwa tidak selamanya suatu game dominan buruk dan tidak memiliki manfaat apapun. Football Manager dapat menambah wawasan kita mengenai sepakbola.

Bahkan saat ini, Football Manager sering menjadi acuan seorang manajer di dunia nyata dalam melakukan pembelian pemain. Pemandu bakat dari Football Manager memang terbukti jempolan dan bukan orang sembarangan. Mereka telah terkoneksi ke pemandu-pemandu bakat di seluruh dunia sehingga dapat memberikan informasi yang cukup tepat untuk keterampilan seorang pemain, yang tidak dikenal sekalipun.

Football Manager memang memberikan wawasan Game Bola yang cukup banyak untuk kita. Terutama mengenai dunia manajerial di sepakbola yang sebelumnya barangkali wawasan anda tentang hal itu masih nol. Walaupun mungkin saja tidak sepenuhnya sama dengan kondisi di dunia nyata, minimal Football Manager dapat sedikit memberikan gambaran untuk kita mengenai hal tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *